beritahiburan

Perkembangan Sejarah Musik Barat dari Zaman Kuno hingga Kontemporer

Periodisasi Perkembangan Sejarah Musik Barat

musisi barat

Perkembangan sejarah musik barat, selalu menarik untuk dibahaskan. Sebab, sedikit-banyak musik Indonesia dan mungkin beberapa negara lainnya di belahan dunia, banyak diadaptasikan dari musik-musik barat. Sama halnya dengan manusia, musik juga mengalami perkembangan. Perkembangan musik barat dapat dibahaskan dari zaman kuno hingga kontemporer.

  • Zaman Kuno

Zaman ini merujuk pada zaman di mana musik belum dimainkan dengan alat-alat. Hampir seluruh karya zaman itu hanya dihadirkan dalam bentuk melodi yang dinyanyikan dengan suara-suara manusia saja. Gereja-gereja bahkan menolak alat musik karena dianggap mengganggu jalannya peribadatan. Barulah saat Paus Gregorius I menjadi pimpinan gereja, diadakan reorganisasi litugi katolik dan dari sini penggunaan musik Gregorian digunakan sebagai musik gereja Katolik.

  • Zaman Renaisans

Zaman ini ruangan gereja dibuat lebih besar dan kedap suara, sehingga faktor kejernihan dan kelembutan menjadi ciri khasnya.

  • Zaman Barok

Sumber ide musik mulai mengalami revolusi dari zaman renaisans. Barulah pada abad ke-18, struktur musik barok dapat terwujud sempurna. Alunan dan irama musiknya didukung oleh opera, sedangkan untuk konsernya khusus untuk disaksikan para bangsawan.

  • Zaman Klasik

Sejarah musik barat berlanjut pada zaman klasik. Di mana, zaman ini merupakan zaman kemegahan dalam budaya Romawi dan Yunani. Zaman di mana masyarakat mulai menggunakan akal. Musiknya disajikan dalam bentuk sonata dengan gaya melodi kompak, cenderung banyak menggunakan trinada, dan sifatnya homopon.

  • Zaman Romantik

Sejarah musik barat masa ini lebih banyak mengambil alunan nada yang terkesan emosional dan dramatis. Musik zaman ini mulai didominasi oleh banyak alat musik gesek ditambahkan alat musik tiup, seperti tuba, trombone, clarinet, piccolo flute, dan alat musik petik harpa. Gaya bermusiknya lebih rapsodi.

  • Zaman Impresionisme

Karya musik ini ditandai dengan penggunakan akor-akor disonan yang menyimpang dari kaidah yang dikenal masyarakat kala itu. Karena itulah, musiknya kurang disukai masyarkat.

  • Zaman kontemporer

Musik ini berkembang pada abad ke-21. Pada masa ini, banyak musisi yang mulai memproduksi musiknya secara individu seiring dengan berkembangnya teknologi.

Baca juga :

Penyebab bayi cegukan dan cara mengatasinya

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close